Sabtu, 24 Oktober 2009

dimulai dari kesamaan

Gerbang Hati
M. Irham Dinan

di tengah kesunyian malam
di tengah kegelapan alam
di bawah sinar pantulan mentari
di temani alunan angin
yang berhembus menusuk jantung
dan menyayat nadi ini

aku disini masih tetap menanti
balasan kasih yang tak sampai
aku yg lemah ini
tak mampu luruhkan hatimu
tak mampu menembus gerbang hatimu
yang sangat rapat
bahakan cahaya rembulan pun
tak sanggup menembusnya

oh Tuhan
mungkinkah aku dapat
memasuki gerbanh hatinya
kurasa tidak
karena itu hanya sebuah angan
yang tak mungkin capai
tetapi di hatiku
selalu memanjatkan sebuah harap
agar aku dapat menemukan
gerbang hatinya yang entah dimana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar